I like the rain, because when it rains there will be no one who knows that I'm crying

Rabu, 04 Mei 2011

EPISODE GALAU KERJA


RESIGN
Finally, aku harus mengambil sebuah keputusan yang akan mempengaruhi kehidupan dan berkarir aku untuk kedepannya. Setelah tiga tahun berkerja di tepat kerja sekarang, akhirnya bulan ini, bulan May 2011 aku melayangkan surat cinta alias resign letter to my boss.

Kalau boleh jujur, aku merasa berat banget untuk meninggalkan semua kenangan yang ada ditempat kerja sekarang, sumpah sedih banget bow (T^T). Aku bekerja dari sebelum lulus sekolah Menengah ilmu pariwisata atau SMIP dan memulainya dari awal, mulai dari nol. Tiga tahun itu waktu yang cukup lama, buat seorang Risma Hariati bertahan di tepat bekerja. Aku memulai karir dibidang pariwisata sebelum mendapatkan ijazah tanda tamat belajar.

Selama tiga tahun aku belajar bagaimana harus membuat paket tour ke luar negeri dan sebagai macamnya. Belajar bagaimana caranya bekerja yang sesungguhnya, belajar mencari uang sendiri dengan hasil keringat dan bagaimana rasanya dimarahi costumer even its not your pure fault bahkan harus tetap tersenyum didepan costumer dan Management padahal apa yang kamu rasakan itu beda banget. (@^@)

Waktu tiga tahun banyak banget yang dilalui, mulai bagaimana caranya harus mencari costumer, dimarahi costumer, dimaki – maki atasan dan lainnya, but beruntungnya aku mendapatkan senior – senior yang baik hati. Mereka selalu membantu aku yang merupakan anak baru,  seorang junior.
 Bila aku disuruh flashback sumpah sulit banget, beneran nih pas nulis nih cerita airmata sudah jatuh hikzz.hikz.. (TT^TT)

Aku masih ingat kala itu tanggal 16 May 2008, aku mulai bekerja di sebuah perusahaan dimana aku dituntut bekerja secara professional, disiplin dan tanggung jawab.
Ingat banget saat itu aku ditempatkan dilantai dua dengan tugas membuat paket tour dan menjual paket tour untuk keluar negeri.
Ingat banget saat pertama kali dimarahi senior karena menggunakan mesin fotocopy tanpa bilang – bilang (nih pasti ada yag nyadar dulu pernah marahin gue..? ahhahahah )
Ingat banget saat aku berteriak – teriak dan semua senior langsung menegur karena suaraku yang seperti toa
Ingat banget saat aku menggunakan semua atribut berwarna biru, mulai dari kemeja, sepatu, tas hingga eyeshadow dan diketawain senior
Ingat banget saat aku berselisih paham dengan atasan
Ingat banget computer digunakan buat twitteran, main facebook padahal kerjaan sudah numpuk
Ingat banget saat berebutan menggunakan kamar mandi karena hanya ada 1 kamar mandi
Ingat banget saat berebutan computer untuk scan atau fotocopy karena hanya ada 1 mesin disetiap lantai.
Ingat banget saat makan siang ketiduran di ruang makan dan lainnya
Ingat banget setiap pagi sebelum mulai kerja, masak air panas atau malakin senior minta kopi karena stock kopi habis (Mbak minta kopinya atau nanti aku ganti, kenyataannya gak pernah keganti tuh kopi hohoho)
Ingat banget saat aku melakukan kesalahan dalam berhitung dan seniorku membantu untuk menutupinya
Ingat banget saat aku ulangtahun yang terakhir yaitu tahun lalu, senior memberikan aku sebuah kaos yang akan aku selalu gunakan. Kenangan terindah dari Department ku, lantai 3 is the best lah ahahah (>3< )
Ingat banget saat sudah tiba waktunya pulang langsung pada kabur menghilang
Ingat banget saat aku ketiduran dikolong meja dan dicariin
Inget banget saat semua senior meledek (karena aku adalah objek kebahagiaan mereka, kalau belum meledek aku belum afdol rasanya)
Ingat banget saat aku narsis dan berkata”aku adalah yang termuda dan terimut disini” semua senior aku langsung protes dan pura – pura muntah. Kenyataannya sih emang gitu, aku yang termuda di department ku heheheh
Ingat banget saat aku mulai menyetel lagu korea alias lagu kebangsaan SHINee para senior pada teriak minta dimatiin lagunya karena gak ngerti sama bahasanya
Ingat banget saat order makanan dan patungan makanan yang ujung – ujungnya itu makanan aku yang habisiin hohohohoho

Semua itu gak akan hilang begitu saja, Semua itu akan menjadi sebuah kenangan yang indah yang gak akan pernah bisa dilupakan. Berat banget saat tahu aku harus meninggalkan semua ini, meninggalkan senior – senior yang baik hati, meninggalkan semuanya

Bila dulu bertemu ditempat seminar dengan teman – temanku seangkatan pada waktu sekolah, mereka selalu bilang
“Masih betah Ris ditempat loe yang sekarang..?”
“Udah pernah bawa tour kemana atau gaji loe berapa..?”
“ Gila loe betah banget, padahal elo bisa dapat yang lebih loh kalau elo pindah ke travel lain”

Saat itu aku hanya bisa berkata “ saya nyaman dengan keadaan yang sekarang” atau aku akan membela perusahaan aku, ya walaupun itu perusahaan bukan milikku.

Tapi sekarang semuanya harus berakhir. Gak ada lagi yang bisa dipertahankan, gak ada lagi yang bisa membuat Risma Hariati terus bertahan dan mengalah. Setiap orang pasti menginginkan yang terbaik untuk kehidupannya kelak.

Dulu aku pernah berjanji kepada seniorku
“Mbak jangan tinggalin Risma ya, kita janji tiga tahun ya disini, baru aku pindah” aku bilang seperti itu kepada seniorku yang sudah bekerja hampir sepuluh tahun dan seniorku bilang
“ Tenang ajar Ris, aku temanin” ternyata aku yang tepati janjiku ahahaha.

Tiga tahun aku bertahan dari segala macam rasa, segala macam kejadian yang membuatku bahagia, senang, sedih, kesal dan lainnya. Aku rasa aku sudah cukup bertahan dan membela perusahaan, sebagai karyawan junior, ibaratnya tiga tahun itu belum ada apa – apanya. Aku memang masih junior dan masih belum berpengalaman tapi apa aku telah membuat kesalahan selama ini. Aku memang pernah membuat kesalahan tapi apa aku pernah meminta lebih, meminta hak yang seharusnya aku dapatkan even you are still junior staff..?

Selama ini aku gak pernah protes dengan perusahaan dan Management
Aku selalu mendengarkan apa yang disarankan oleh perusahaan dan Management even I didn’t feel comfortable with the situation and condition, I has accepted it without argumentation
Aku gak pernah protes tentang masalah salary atau gaji. Untuk masa kerja selama hampir tiga tahun dengan pembagian tugas yang acak – acakkan (Aku bekerja sebagai International Tour Staff tetapi terkadang harus menjadi seorang Ticketing Domestic & international, Hotel Department, Sales Department, Document, bagian penagihan hingga pernah menjadi seorang messenger office karena saat itu gak ada satu pun messenger dikantor sementara besok costumer harus menerima voucher tour). Aku tetap jalankan tugasku
Aku gak pernah protes saat kinerjaku disalahkan atau hitunganku mengalami kerugian dan lainnya
Aku gak pernah protes saat disalahkan karena tidak bisa mendapatkan tender group atau kalah bidding
Aku gak pernah protes kepada my boss saat aku diserang oleh costumer dan my boss hanya terdiam gak membela aku sedikit pun
Aku gak pernah protes saat gajiku dipotong untuk hal – hal yang nonsense
Aku gak pernah protes saat aku baru mulai didaftarkan ikut kesehatan padahal aku sudah bekerja selama tiga tahun dan baru tahun ini didaftarkan
Aku gak pernah protes saat hasil kerjaku di caci maki atau cara kerjaku dibicarakan secara buruk dibelakangku
Aku gak pernah MENUNTUT yang berlebihan karena aku sadar diri, aku hanya seorang staff basa, staff junior untuk selama tiga tahun
Aku gak pernah menuntut untuk membayarkan uang lemburanku yang selama ini tidak pernah dibayarkan
Aku gak pernah protes dengan system pembagian incentive yang tidak masuk akal
Aku gak pernah protes saat malam – malam buta aku dihubungi oleh tamu atau atasanku hanya untuk memastikan pekerjaan yang memang aku sudah selesaikan
Aku gak pernah protes saat kinerja ku dipertanyakan atau aku tidak diberikan kepercayaan sepenuhnya

Bila aku dipertanyakan kembali oleh perusahaan dan Management dimana rasa consideration sampai batas mana aku membela perusahaan padahal selama ini perusahaan sudah memberikan aku kemudahan dalam menjalankan semua aktifitasku.

Aku bekerja sambil kuliah dan terkadang aku harus ijin pulang cepat karena ada ujian semester atau quiz mendadak atau ada acara seminar sehingga aku gak bisa masuk kantor. Memang perusahaan dan Management  memberikan aku ijin dan tidak mempersulitku.

Tapi aku akan bertanya kembali

Dimana perusahaan dan Management berada saat aku harus mengalami kecelakaan setahun yang lalu sehingga aku harus break selama satu minggu
Dimana perusahaan dan Management berada saat aku membutuhkan fasilitas yang seharusnya aku dapatkan saat aku bidding dengan agent lain untuk mendapatkan big deal yang ingin aku dapatkan
Dimana perusahaan dan Management berada saat aku berteriak OVERLOAD dan aku membutuhkan seseorang yang tepat untuk mendukung pekerjaanku
Dimana perusahaan dan Management berada saat ada seminar yang memang diperuntukkan oleh bagianku, apakah aku diikut sertakan..?
Dimana perusahaan dan Management berada saat aku membutuhkan seminar yang menurutku bisa membantu pekerjaan sehingga aku dapat berbuat lebih baik untuk perusahaan dan Management

Bila dipertanyakan rasa LOYALITAS saya terhadap perusahaan apa yang akan saya katakana..? saya akan berkata
“ SAYA LOYAL TERHADAP ANDA DAN PERUSAHAAN, TAPI APAKAH ANDA DAN PERUSAHAAN AKAN LOYAL TERHADAP SAYA..???!!!”

Aku tidak munafik untuk pekerjaan yang baru aku mendapatkan salary yang lebih tinggi, uang kesehatan yang terjamin hingga sesuatu kesempatan yang membuatku berkata “ AKU PASTI BISA”.
Aku tidak mau aku ditahan dengan dinaikkan gaji dan bla…bla… pada saat aku mau keluar. Dimana anda dan perusahaan berada pada saat dahulu aku membutuhkannya, bukan hanya aku saja, dimana rasa kepedulian anda dan perusahaan terhadap para karyawannya..? semua masukkan dan ide – ide yang aku pernah berikan, apakah ada yang dipertimbangkan..??

Apapun keputusannya, aku diijinkan atau tidak diijinkan untuk keluar aku akan tetap keluar.
Aku sadar aku loyal terhadap perusahaan sementara perusahaan tidak loyal, tidak memperhatikan kesejahteraan para karyawannya.
Hidup itu realistis bro !!! kalau hidup pakai perasaan atau gak enakkan, mau makan apa anak istri kita nantinya,even you are single but you are still need salary for support your life, support your family

Aku sudah lelah untuk menunggu kesempatan itu, menunggu kemajuan karirku ditempatku yang sekarang. Aku stuck, jalan ditempat. Selama tiga tahun aku bertahan gak ada perubahan sedikit pun.

Risma Hariati hanyalah seorang manusia biasa yang bila terus ditekan, terus disalahkan atau tidak diperhatikan dengan baik pasti akan berontak dan tidak bisa selalu menerima
Aku hanyalah manusia biasa, aku bukanlah Tuhan yang bisa menutup mata untuk hal – hal yang telah membuat aku kecewa membuat aku tidak diperhatikan
Anda selalu bilang mempercayakan sepenuhnya pekerjaan kepadaku tapi dengan cara anda yang mengerecokkin dan mengacak – acak pekerjaanku apakah itu bentuk dari kepercayaan yang anda berikan terhadap saya..?
Aku gak mau berdebat lagi, bila anda dan perusahaan sayang sama aku, biarkanlah aku pergi (kayak lagu aja, biarkanlah ku pergi menyusuri jalan berliku ahahah)

Time is over, kesempatan gak datang dua kali. Aku harus gunakan kesempatan itu.
Now time is saying goodbye

Goodbye to my senior and everything at my office now..
Goodbye.. you are still in my heart even next month I cannot joining again.


PS : Setiap pertemuan pasti ada perpisahaan


Nangis beneran nih gue ahaha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar