
Nama panggilannya Ochi, tapi gue gak tahu nama sebenarnya siapa. Katanya sih Rossi, tapi buat gue dia tetaplah Ochi. Kalau dilihat secara fisik dia mirip – mirip gitu sama Ramon Y Tungka. Dengan rambut ikalnya, lucu banget dech. Dia dan Denot (nama aslinya Deni) adalah saudaran dan teman lama dari kecil. Jadi kemana – mana suka bareng.
Gue sayang sama dia seperti sayang kepada seorang Abang, sama Denot juga, walaupun temen – temen gue nyangka gue naksir Denot atau Ochi. Gak pernah terlintas dibenak gue untuk pacaran sama mereka berdua. Buat gue cukup mereka menjadi seorang Abang buat gue. Ya maklumlah gue kan anak pertama jadi wajar dong, gue anggap dia Abang gue.
Temen – temen yang vang gue maksud adalah temen – temen yang dekat sama gue dan Mamanya Uty yaitu teteh Linda. Kira – kira ada lima orang. Untuk teteh Linda akan dibicarakan di cerita selanjutnya.
Ochi berbeda tiga atau empat tahun lebih tua daripada gue, umurnya sama kayak Denot. Bedanya Ochi sudah bekerja sementara Denot masih kuliah. Pernah waktu kita liburan ke Subang, gue sakit pas hari kedua gak lama Ochi sakit pas pulang sampai gak enak badan. Padahal gue inget banget pas gue gak enak badan Ochi meledek gue dan saat dia sakit gue balas ledekkin dia.
Kenangan gue sama Oci terekam di kamera Rieska, namun pas gue mau cetak foto gue sama Ochi, memory fotonya hilang. Sampai saat ini gue belum ketemu lagi sama Ochi. Gue gak mau kenanangan gue sama Ochi hilang bersamaan dengan hilangnya memory foto yang merekam gue foto bareng sama Ochi.
Ochi I miss you..
My Best man.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar