KEMBALI GALAU
Setelah
galau KIMCHI dan galau SS3 berakhir, akhirnya gue kena sindrom galau SWD
(SHINee World Concert) yang memang sudah gue ketahui dan gue mau banget pergi
kesana. Sebenarnya gue sudah persiapkan semuanya dari tahun lalu, budget juga
ada, tapi karena suatu hal dan yang lain dan tidak bisa terhindarkan, akhirnya
budget gue nonton SHINee World Concert di Singapore terpakai dan inilah yang
buat gue nangis Bombay dan GALAU tingkah dewa…..!!!!
Budget
yang seharusnya gue gunakan untuk nonton konser sudah terpakai disaat pemesanan
tiket konser SHINee dibuka, nyesek, nangis, mau marah juga gak bisa. Uangnya
bukan buat gue gunakan untuk hura – hura, tetapi untuk keperluan masa depan
gue. Gue mau marah, nangis dan mengeluh juga seperti orang yang serba salah.
Kecewa sudah pasti dan amat kecewa, tapi gue juga berpikir rasional dan dengan
kepala dingin.
Memang
gue ingin banget ketemu SHINee dan menonton konser mereka, tapi apalah daya
tangan tak sampai. Tiket konser dijual dengan harga tiket setara SS3, ibaratnya
uang 2 juta-2,5 juta itu juga cukup termasuk tiket pesawat, tiket konser &
pengindapan, secara biasanya kalau gue mau jalan ke luar negeri atau pun dalam
negeri pasti ala backpacker, bukannya pelit atau gimana, tapi terbatas dengan
biaya dan harus irit , #budgetanakmuda.
Sebagai
shawol gue akan berusaha untuk hadir dan mendukung SHINee. Setelah berfikir
logis ada dua sisi didalam diri gue sendiri. Sisi postif alias sisi normal :
·
Tidak terlalau memaksakan kalau gak ada dana
untuk nonton konser SHINee,
·
Uang segitu banyak, dan sayang kalau dihabiskan
hanya untuk nonton konser yang hanya 2-3 jam
·
Uangnya bisa digunakan untuk keperluan yang lain
·
Kan sudah pernah ketemu SHINee waktu di Jakarta
jadi mau ngapain ketemu lagi..?
Sisi
negative alias sisi egois :
·
Kapan lagi ketemu SHINee..? dari pada nyusul ke
Korea, lebih mahal
·
Mau nunggu SHINee konser di Indonesia, mau
sampai kapan
·
Kenapa uang untuk nonton budget bisa dipakai
sih.? Kalau gini gimana..
Gue
hanyalah manusia biasa dan sisi egois dari diri seorang manusia pastilah ada.
Tapi kalau dipikir secara logika, kepala dingin dan masukkan dari teman – teman
gue yang normal alias gak suka KPOP, memang uang segitu sayang dan seharusnya
gue gak merasa menyesal karena sudah memakai uang itu untuk biaya masa depan
gue.
Nonton
konser bukanlah kebutuhan primer alias kebutuhan utama gue, tetapi hanyalah
sebuah kebutuhan sekunder alias sampingan. Gue harus tetap mementingkan
kepentingan gue yang paling mendesak dan berharga daripada mementingkan
kebutuhan sekunder gue. Bahkan teman gue pernah complain
“Ris..ngapain
sih elo rela beli kaset original mereka, mending download aja, bukannya elo
udah punya lengkap..? sayang uangnya”
“Kak,
apa gak sayang beli sampai mahal, mending uangnya ditabung atau kalau seperti
aku yang anak kos, bisa untuk biaya makan”
Gue
bingung mau jawab apa, sebagai seorang fans pasti harus mendukung idola. Gue
membeli CD original mereka juga dengan perhitungan. Kalau CD original lebih
dari budget yang sudah gue tetapkan, gue akan memikir 2 X bila ingin
membelinya, biasanya gue akan pesan di toko CD langanan gue yang harga CDnya
cukup murah, walaupun gue pesen sudah lama dan CDnya datang 4-5 bulan kemudian
kekekeke. Tapi itu semua CD Orginal, si pemilik Toko rupanya memesan dari
Taiwan yang harga CD relative lebih murah dari pada harus import langsung ke
Korea. Yang penting original dan terkadang gue mendapatkan CD+DVD. Misalnya
kemarin itu pesan CD Hello – SHINee, bila Korean Version & diimport dari
Korea langsung harganya sekitar 150ribu sementara kemarin gue dapat CD yang
sama + DVD Korean Version, namun khusus Taiwan sell only hanya dengan harga
100ribu, artinya gue bisa menghemat 50 ribu dan mendapatkan 1 CD + 1 DVD yang
lebih banyak benefitnya.
Gue
juga terharu baca notes teman gue yang menurut versinya dia harus kembali hidup
NORMAL, terlepas dari ke egoisan dan ke ababilan. Menurutnya kita masih bisa
hidup normal tanpa harus pergi menonton konser idola, masih bisa hidup normal
dengan hal lainnya. Menurutnya juga, mendukung idola tidak hanya seperti itu,
cukup berdoa untuk mereka dan selalu mendukung karir mereka itu sudah cukup
untuk sebuah pembuktian.
Ya
tetap aja gue GALAU dan kembali GALAU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar