RESIGN
Finally, aku harus mengambil
sebuah keputusan yang akan mempengaruhi kehidupan dan berkarir aku untuk
kedepannya. Setelah tiga tahun berkerja di tepat kerja sekarang, akhirnya bulan
ini, bulan May 2011 aku melayangkan surat cinta alias resign letter to my boss.
Kalau boleh jujur, aku merasa
berat banget untuk meninggalkan semua kenangan yang ada ditempat kerja
sekarang, sumpah sedih banget bow (T^T). Aku bekerja dari sebelum lulus sekolah
Menengah ilmu pariwisata atau SMIP dan memulainya dari awal, mulai dari nol. Tiga
tahun itu waktu yang cukup lama, buat seorang Risma Hariati bertahan di tepat
bekerja. Aku memulai karir dibidang pariwisata sebelum mendapatkan ijazah tanda
tamat belajar.
Selama tiga tahun aku belajar
bagaimana harus membuat paket tour ke luar negeri dan sebagai macamnya. Belajar
bagaimana caranya bekerja yang sesungguhnya, belajar mencari uang sendiri
dengan hasil keringat dan bagaimana rasanya dimarahi costumer even its not your
pure fault bahkan harus tetap tersenyum didepan costumer dan Management padahal
apa yang kamu rasakan itu beda banget. (@^@)
Waktu tiga tahun banyak banget
yang dilalui, mulai bagaimana caranya harus mencari costumer, dimarahi
costumer, dimaki – maki atasan dan lainnya, but beruntungnya aku mendapatkan
senior – senior yang baik hati. Mereka selalu membantu aku yang merupakan anak
baru, seorang junior.
Bila aku disuruh flashback sumpah sulit
banget, beneran nih pas nulis nih cerita airmata sudah jatuh hikzz.hikz..
(TT^TT)
Aku masih ingat kala itu
tanggal 16 May 2008, aku mulai bekerja di sebuah perusahaan dimana aku dituntut
bekerja secara professional, disiplin dan tanggung jawab.
Ingat banget saat itu aku
ditempatkan dilantai dua dengan tugas membuat paket tour dan menjual paket tour
untuk keluar negeri.
Ingat banget saat pertama kali
dimarahi senior karena menggunakan mesin fotocopy tanpa bilang – bilang (nih
pasti ada yag nyadar dulu pernah marahin gue..? ahhahahah )
Ingat banget saat aku berteriak
– teriak dan semua senior langsung menegur karena suaraku yang seperti toa
Ingat banget saat aku
menggunakan semua atribut berwarna biru, mulai dari kemeja, sepatu, tas hingga
eyeshadow dan diketawain senior
Ingat banget saat aku
berselisih paham dengan atasan
Ingat banget computer digunakan
buat twitteran, main facebook padahal kerjaan sudah numpuk
Ingat banget saat berebutan
menggunakan kamar mandi karena hanya ada 1 kamar mandi
Ingat banget saat berebutan
computer untuk scan atau fotocopy karena hanya ada 1 mesin disetiap lantai.
Ingat banget saat makan siang
ketiduran di ruang makan dan lainnya
Ingat banget setiap pagi
sebelum mulai kerja, masak air panas atau malakin senior minta kopi karena
stock kopi habis (Mbak minta kopinya atau nanti aku ganti, kenyataannya gak
pernah keganti tuh kopi hohoho)
Ingat banget saat aku melakukan
kesalahan dalam berhitung dan seniorku membantu untuk menutupinya
Ingat banget saat aku
ulangtahun yang terakhir yaitu tahun lalu, senior memberikan aku sebuah kaos
yang akan aku selalu gunakan. Kenangan terindah dari Department ku, lantai 3 is
the best lah ahahah (>3< )
Ingat banget saat sudah tiba
waktunya pulang langsung pada kabur menghilang
Ingat banget saat aku ketiduran
dikolong meja dan dicariin
Inget banget saat semua senior
meledek (karena aku adalah objek kebahagiaan mereka, kalau belum meledek aku
belum afdol rasanya)
Ingat banget saat aku narsis
dan berkata”aku adalah yang termuda dan terimut disini” semua senior aku
langsung protes dan pura – pura muntah. Kenyataannya sih emang gitu, aku yang
termuda di department ku heheheh
Ingat banget saat aku mulai
menyetel lagu korea alias lagu kebangsaan SHINee para senior pada teriak minta
dimatiin lagunya karena gak ngerti sama bahasanya
Ingat banget saat order makanan
dan patungan makanan yang ujung – ujungnya itu makanan aku yang habisiin hohohohoho
Semua itu gak akan hilang
begitu saja, Semua itu akan menjadi sebuah kenangan yang indah yang gak akan
pernah bisa dilupakan. Berat banget saat tahu aku harus meninggalkan semua ini,
meninggalkan senior – senior yang baik hati, meninggalkan semuanya
Bila dulu bertemu ditempat
seminar dengan teman – temanku seangkatan pada waktu sekolah, mereka selalu
bilang
“Masih betah Ris ditempat loe
yang sekarang..?”
“Udah pernah bawa tour kemana
atau gaji loe berapa..?”
“ Gila loe betah banget,
padahal elo bisa dapat yang lebih loh kalau elo pindah ke travel lain”
Saat itu aku hanya bisa berkata
“ saya nyaman dengan keadaan yang sekarang” atau aku akan membela perusahaan
aku, ya walaupun itu perusahaan bukan milikku.
Tapi sekarang semuanya harus
berakhir. Gak ada lagi yang bisa dipertahankan, gak ada lagi yang bisa membuat
Risma Hariati terus bertahan dan mengalah. Setiap orang pasti menginginkan yang
terbaik untuk kehidupannya kelak.
Dulu aku pernah berjanji kepada
seniorku
“Mbak jangan tinggalin Risma
ya, kita janji tiga tahun ya disini, baru aku pindah” aku bilang seperti itu
kepada seniorku yang sudah bekerja hampir sepuluh tahun dan seniorku bilang
“ Tenang ajar Ris, aku temanin”
ternyata aku yang tepati janjiku ahahaha.
Tiga tahun aku bertahan dari
segala macam rasa, segala macam kejadian yang membuatku bahagia, senang, sedih,
kesal dan lainnya. Aku rasa aku sudah cukup bertahan dan membela perusahaan,
sebagai karyawan junior, ibaratnya tiga tahun itu belum ada apa – apanya. Aku
memang masih junior dan masih belum berpengalaman tapi apa aku telah membuat
kesalahan selama ini. Aku memang pernah membuat kesalahan tapi apa aku pernah
meminta lebih, meminta hak yang seharusnya aku dapatkan even you are still
junior staff..?
Selama ini aku gak pernah
protes dengan perusahaan dan Management
Aku selalu mendengarkan apa
yang disarankan oleh perusahaan dan Management even I didn’t feel comfortable
with the situation and condition, I has accepted it without argumentation
Aku gak pernah protes tentang
masalah salary atau gaji. Untuk masa kerja selama hampir tiga tahun dengan
pembagian tugas yang acak – acakkan (Aku bekerja sebagai International Tour
Staff tetapi terkadang harus menjadi seorang Ticketing Domestic &
international, Hotel Department, Sales Department, Document, bagian penagihan
hingga pernah menjadi seorang messenger office karena saat itu gak ada satu pun
messenger dikantor sementara besok costumer harus menerima voucher tour). Aku
tetap jalankan tugasku
Aku gak pernah protes saat
kinerjaku disalahkan atau hitunganku mengalami kerugian dan lainnya
Aku gak pernah protes saat
disalahkan karena tidak bisa mendapatkan tender group atau kalah bidding
Aku gak pernah protes kepada my
boss saat aku diserang oleh costumer dan my boss hanya terdiam gak membela aku
sedikit pun
Aku gak pernah protes saat
gajiku dipotong untuk hal – hal yang nonsense
Aku gak pernah protes saat aku
baru mulai didaftarkan ikut kesehatan padahal aku sudah bekerja selama tiga
tahun dan baru tahun ini didaftarkan
Aku gak pernah protes saat
hasil kerjaku di caci maki atau cara kerjaku dibicarakan secara buruk
dibelakangku
Aku gak pernah MENUNTUT yang
berlebihan karena aku sadar diri, aku hanya seorang staff basa, staff junior
untuk selama tiga tahun
Aku gak pernah menuntut untuk membayarkan
uang lemburanku yang selama ini tidak pernah dibayarkan
Aku gak pernah protes dengan
system pembagian incentive yang tidak masuk akal
Aku gak pernah protes saat
malam – malam buta aku dihubungi oleh tamu atau atasanku hanya untuk memastikan
pekerjaan yang memang aku sudah selesaikan
Aku gak pernah protes saat
kinerja ku dipertanyakan atau aku tidak diberikan kepercayaan sepenuhnya
Bila aku dipertanyakan kembali
oleh perusahaan dan Management dimana rasa consideration sampai batas mana aku
membela perusahaan padahal selama ini perusahaan sudah memberikan aku kemudahan
dalam menjalankan semua aktifitasku.
Aku bekerja sambil kuliah dan
terkadang aku harus ijin pulang cepat karena ada ujian semester atau quiz
mendadak atau ada acara seminar sehingga aku gak bisa masuk kantor. Memang
perusahaan dan Management memberikan aku
ijin dan tidak mempersulitku.
Tapi aku akan bertanya kembali
Dimana perusahaan dan
Management berada saat aku harus mengalami kecelakaan setahun yang lalu
sehingga aku harus break selama satu minggu
Dimana perusahaan dan
Management berada saat aku membutuhkan fasilitas yang seharusnya aku dapatkan
saat aku bidding dengan agent lain untuk mendapatkan big deal yang ingin aku
dapatkan
Dimana perusahaan dan
Management berada saat aku berteriak OVERLOAD dan aku membutuhkan seseorang
yang tepat untuk mendukung pekerjaanku
Dimana perusahaan dan
Management berada saat ada seminar yang memang diperuntukkan oleh bagianku,
apakah aku diikut sertakan..?
Dimana perusahaan dan
Management berada saat aku membutuhkan seminar yang menurutku bisa membantu
pekerjaan sehingga aku dapat berbuat lebih baik untuk perusahaan dan Management
Bila dipertanyakan rasa
LOYALITAS saya terhadap perusahaan apa yang akan saya katakana..? saya akan
berkata
“ SAYA LOYAL TERHADAP ANDA DAN
PERUSAHAAN, TAPI APAKAH ANDA DAN PERUSAHAAN AKAN LOYAL TERHADAP SAYA..???!!!”
Aku tidak munafik untuk
pekerjaan yang baru aku mendapatkan salary yang lebih tinggi, uang kesehatan
yang terjamin hingga sesuatu kesempatan yang membuatku berkata “ AKU PASTI
BISA”.
Aku tidak mau aku ditahan
dengan dinaikkan gaji dan bla…bla… pada saat aku mau keluar. Dimana anda dan
perusahaan berada pada saat dahulu aku membutuhkannya, bukan hanya aku saja,
dimana rasa kepedulian anda dan perusahaan terhadap para karyawannya..? semua
masukkan dan ide – ide yang aku pernah berikan, apakah ada yang
dipertimbangkan..??
Apapun keputusannya, aku
diijinkan atau tidak diijinkan untuk keluar aku akan tetap keluar.
Aku sadar aku loyal terhadap
perusahaan sementara perusahaan tidak loyal, tidak memperhatikan kesejahteraan
para karyawannya.
Hidup itu realistis bro !!!
kalau hidup pakai perasaan atau gak enakkan, mau makan apa anak istri kita
nantinya,even you are single but you are still need salary for support your
life, support your family
Aku sudah lelah untuk menunggu
kesempatan itu, menunggu kemajuan karirku ditempatku yang sekarang. Aku stuck,
jalan ditempat. Selama tiga tahun aku bertahan gak ada perubahan sedikit pun.
Risma Hariati hanyalah seorang manusia
biasa yang bila terus ditekan, terus disalahkan atau tidak diperhatikan dengan
baik pasti akan berontak dan tidak bisa selalu menerima
Aku hanyalah manusia biasa, aku
bukanlah Tuhan yang bisa menutup mata untuk hal – hal yang telah membuat aku
kecewa membuat aku tidak diperhatikan
Anda selalu bilang
mempercayakan sepenuhnya pekerjaan kepadaku tapi dengan cara anda yang
mengerecokkin dan mengacak – acak pekerjaanku apakah itu bentuk dari
kepercayaan yang anda berikan terhadap saya..?
Aku gak mau berdebat lagi, bila
anda dan perusahaan sayang sama aku, biarkanlah aku pergi (kayak lagu aja, biarkanlah ku pergi menyusuri jalan
berliku ahahah)
Time is over, kesempatan gak
datang dua kali. Aku harus gunakan kesempatan itu.
Now time is saying goodbye
Goodbye to my senior and
everything at my office now..
Goodbye.. you are still in my
heart even next month I cannot joining again.
PS : Setiap pertemuan pasti ada
perpisahaan
Nangis beneran nih gue ahaha